PROFIL DESA LIMBANGAN

DESA LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL

Gazebo Kantor Desa Limbangan

Kondisi Geografis

Desa Limbangan adalah salah satu dari 285 desa yang berada di kabupaten Kendal. Luas daerah desa Limbangan adalah 833.570 Ha. Desa Limbangan memiliki lima RW (krajan) dan lima dusun, yaitu Dusun Tercel, Dusun Bulu Sari, Dusun Brujulan, Dusun Borangan dan Dusun Banyuwindu. Desa Limbangan terletak kurang lebih 30 Km dari pusat kabupaten kendal. Wilayah desa Limbangan memiliki wilayah yang berbukit-bukit dengan DPL ± 450. Dilalui oleh 2 sungai besar yaitu sungai Kebrok dan sungai Kalimoyo. Serta terdiri dari 45.800 Ha pemukiman, 152.625 Ha sawah,355.000 Ha kebun dan 17.000 Ha hutan sisanya adalah perkebunan milik swasta 263.139 Ha.

Sesuai dengan kondisi ini, mayarakat desa limbangan banyak memilih pekerjaan sebagai petani padi dan pekebun. Petani 1.889 orang, buruh tani 1.802 orang, pedagang 81 orang, swasta 199 orang, PNS dan ABRI 137 orang. Kondisi wilayah yang berbukit-bukit ini menyebabkan akses dari satu dusun ke dusun lainnya relatif mudah. Jalan yang menghubungkan dusun-dusun tersebut adalah jalan beraspal seukuran satu mobil, terbentang dari wilayah krajan (5 RW ) sampai dusun Borangan (RW X).

Desa Limbangan memiliki 4 Sekolah dasar (3 SD negeri dan 1 Madrasah ibtidaiyah). Serta 3 SLTP (2 SMP Negeri dan 1 Madrasah Tsanawiyah) dan 1 SLTA negeri. Untuk pendidikan Pra sekolah ada 3 buah TK. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan ada 1 buah PUSKESMAS serta 4 orang bidan yang membuka praktik pribadi. Jarak dusun terjauh adalah 2 Km yaitu dusun Banyuwindu. Desa Limbangan ada sebuah pasar yang di kelola oleh Pemkab. Kendal. Serta ada 50 warung yang tersebar di Krajan dan dusun-dusun.

Desa Limbangan merupakan ibukota kecamatan limbangan. Sehingga di desa Limbangan terdapat beberapa kantor pemerintahan dan instansi. Ada 1 kantor kecamatan, 1 kantor urusan agama (KUA), Polsek, Koramil, Kantor POS, kantor PWRI dan kantor KPN. Di desa Limbangan juga terdapat beberapa kantor pembiayaan serta perbankan. Ada 1 Kantor BRI unit, Kantor kas Bank Nusamba serta kantor BPR/BKK. Sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan serta menabung. Akan tetapi sangat disayangkan masih banyak masyarakat desa Limbangan masih melakukan peminjaman kredit melalui rentenir, bank harian maupun mingguan, yang mana setiap hari maupun tiap 1 minggu membayar melalui dept colector.

Penduduk

Penduduk desa limbangan berjumlah 4.484 jiwa, yang terdiri dari 2.226 laki-laki dan 2.258 Perempuan. Yang terhimpun dalam 1.478 Kepala keluarga. Keseluruhan penduduk desa limbangan beretnis jawa dan kebanyakan beragama islam. Komposisi umur penduduk usia produktif (20-59 tahun) adalah 2.371 orang. Anakanak dan remaja (0-19 tahun) adalah 1.284 jiwa. Lansia (diatas 60 tahun) adalah 539 orang. Dari komposisi umur penduduk tersebut terlihat bahwa usia produktif lebih besar dibanding kelompok umur lainnya.

Tingkat pendidikan penduduk desa limbangan adalah : tidak sekolah 1.324 orang, tamat SD 1.879 orang, tamat SLTP 885 orang, tamat SLTA 322 orang dan tamat perguruan tinggi 74 orang. Mata pencarian penduduk adalah : petani 1.889 orang, buruh tani 1.802 orang, pertukangan 216 orang, pensiunan 52 orang, jasa 108 orang, swasta 199 orang, perdagangan 81 orang, PNS/TNI/POLRI 137 orang.

Ekonomi

Secara ekonomi kekayaan desa Limbangan berupa lahan, hasil pertanian, hasil peternakan, hasil perikanan, hasil hutan dan hasil kebun. Luas tanah sawah 152,625 Ha terdiri dari sawah tadah hujan 15,000 Ha dan sawah pengairan non teknis 137,625 Ha, tanah pekarangan 45,800 Ha, tegalan 355,000 Ha, kolam 0,016 Ha, hutan 17,000 Ha, perkebunan 116,900 Ha, lain-lain 146,239 Ha, jumlah 833,580 Ha. Jumlah rumah tangga petani yang memiliki tanah pertanian adalah 922 kepala keluarga. Keluarga yang memiliki tanah kurang dari 0,5 Ha terdiri dari 619 kepala keluarga, antara 0,5 – 1 Ha 202 kepala keluarga dan keluaga yang memiliki tanah diatas 1 Ha terdiri dari 101 kepala keluarga. Hal ini tidak tercatat dengan baik pada profil desa, namun jumlah tersebut hasil dari wawancara dengan perangkat desa. Hasil pertanian desa Limbangan juga tidak tercatat dengan baik pada profil desa. Menurut perangkat desa diketahui hasil utama desa Limbangan adalah padi, kopi dan gula aren. Selain itu tidak banyak produksi yang dihasilkan dari hasil pertanian lainnya hanya beberapa hasil pertanian yang bisa tercatat, contohnya durian, pisang, ketela, jagung, petai, dll.

Desa Limbangan, pada tahun 2018 memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebesar Rp. 1,553,464,302 sudah termasuk ADD. Sementara untuk belanja yang digunakan, sejumlah Rp. 1,553,464,302.

Institusi di desa Limbangan

Institusi sosial di desa Limbangan merupakan bagian dari modal sosial desa. Modal sosial adalah norma, adat, dan jaringan kerja yang ada di suatu masyarakat yang mendorong produktifitas dari masyarakat tersebut. Kuatnya dari modal sosial suatu masyarakat akan mendorong keberhasilan masyarakat mengadopsi dan memanfaatkan berbagai keunggulan dari tempat lain, seperti mengadopsi dan memanfaatkan tekhnologi. Sebaliknya kelemahan dari modal sosial tersebut akan menghambat keberhasilan masyarakat mengadopsi dan memanfaatkan tekhnologi
tersebut.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan