TRIMATRA DESA

Ringin Kurung (ikon desa Limbangan)

 

 

 

 

 

 

Sejak 4 tahun terakhir desa kembali menggema, jadi perbincangan pada altar utama. Pembangunan yang selama ini ditindih oleh urusan kota, sekarang diimbangi dengan penataan desa. Bukan cuma wajah kota yang disentuh, tapi juga paras desa yang dibasuh. Berita pentingnya, pembangunan desa beralas dari inisiatif warga, tak lagi dibekap oleh pemegang kuasa. Gerak pembangunan kembali berderap di pelosok-pelosok dusun, seperti layaknya gemericik air yang terus turun.

Pembangunan desa tentu harus disangga oleh sekurangnya tiga matra: manusia, ekonomi, dan budaya. Pembangunan harus mengurus manusia dan ditopang oleh warga. Ekspansi kapabilitas manusia adalah ujung pembangunan. Ekonomi desa adalah hajat membangun kedaulatan atas sumber daya yang dimiliki agar keberadaannya menjadi sumber keberkahan warga. Budaya desa ialah segenap sistem nilai yang menjadi akar tunjang gerak pembangunan. Ketiganya adalah matra pembangunan desa.

Menegakkan perkara itu merupakan arena pertempuran yang tak akan pernah bertepi. Aneka persoalan muncul di lapangan, baik yang bersumber dari kedangkalan pengetahuan, kekeringan kesadaran, maupun kelangkaan kekuatan. Menyikapi soal ini, tentu ratap saja jelas bukan pilihan, justru ragam harap yang wajib dikedepankan. Kelemahan yang terjadi mesti diakui agar ikhtiar perbaikan dapat dimulai.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan