Tingkat Kehadiran Pemilih Di Desa Limbangan Melebihi Target Panitia Pemilihan Suara

KPPS TPS 05

Limbangan, Seperti Desa dan Daerah lain di Indonesia, pada hari Rabo 17 April 2019 kemarin telah melaksanakan kegiatan yang biasa disebut dengan Pesta Demokrasi. Kegiatan tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia tak terkecuali, tujuannya untuk memilih Presiden dan wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Provinsi dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tingkat Kabupaten atau Kota.

Persiapan lokasi pencoblosan

Serangkaian kegiatan pun telah dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS)  demi suksesnya puncak kegiatan, yaitu pemungutan suara. Koordinasi dengan para anggota KPPS intens dilakukan, informasi terkini terus disampaikan dan kekompakan terus dibangun. Pada malam pencoblosan seluruh masyarakat desa Limbangan menyaksikan sendiri semangat para anggota KPPS dalam mempersiapkan moment yang sangat berharga untuk masa depan bangsa ini. Bahkan masyarakat sekitar lokasi tempat pemungutan suara dengan sukarela membantu persiapan.

Proses pencoblosan

Berbagai cara pun dilakukan oleh para anggota KPPS untuk menarik warga agar datang ke TPS dan memberikan hak suaranya. Di TPS 5 misalnya, para anggota KPPS mengenakan pakaian adat Jawa. Untuk mendorong semangat masyarakat dalam memilih, mereka juga memasang MMT yang berisi himbauan untuk mencoblos dengan slogan “ORA NYOBLOS ORA JOS”.

Pengumpulan berkas di balai desa

Dilain tempat, Ketua KPPS di TPS 8 ketika diwawancara mengatakan “masyarakat sudah banyak yang tahu kalau pemilihan kali ini lebih ribet, selain karena jumlah kertas suara yang banyak, yaitu 5 kertas suara, proses memilihnya pun rumit.  Untuk memilih anggota DPR kita harus ekstra teliti karena tulisannya sangat kecil-kecil. Upaya antisipasi yang dilakukan guna mengurangi keengganan warga dalam mencoblos, panitia siap memberikan konsultasi dengan tanpa mengurangi indepensi pemilih”.

Tim keamanan pemilihan suara

Ketua PPS, Yuli Indriastuti ketika di konfirmasi mengatakan “sebenarnya kita hanya mentargetkan tingkat kedatangan pemilih 80%, target ini berpatok pada tingkat kehadiran pemilih pada Pilgub kemarin, tetapi kenyataannya malah diatas yang kita targetkan yaitu 85% atau lebih tinggi 5%. Ini semua karena kerja keras semua pihak, khususnya kawan-kawan KPPS yang berada di lokasi pemungutan suara. Dari keberhasilan ini saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan besar ini. Terimakasih banyak juga saya sampaikan kepada semua tim pemenangan, baik itu dari calon ataupun dari partai pengusung. Semoga keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya kita dalam menentukan nasib bangsa kedepan.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan